DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI

DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI

 

Lokasi sistem informasi di dalam suatu organisasi belum ada kesepakatan.

Ada yang memisahkan dalam departemen sendiri, yaitu departemen sistem

informasi dan ada yang menggabungnya dengan departemen lain, misalnya

dengan departemen akuntansi yang dibawah koordinasi oleh controller (kepala

eksekutif/manajer tingkat atas akuntansi yang mempunyai fungsi perencanaan,

pengendalian, pelaporan, akuntansi, dan tanggungjawab penting lainnya).

Jika departemen sistem informasi dibawah controller bersama-sama dengan

departemen akuntansi, biasanya departemen sistem informasi hanya terbatas

pada pengolahan data elektronik saja dengan struktur organisasi tampak

sebagai berikut :

 

               +———–+

               :  Direktur :

               :   Utama   :

               +———–+

                     |

       +————-+————-+

       |             |             |

 +———–+  +———-+  +———-+

 :  Direktur :  : Direktur :  :Controller:

 : Pemasaran :  : Produksi :  :          :

 +———–+  +———-+  +———-+

                                   |

       +————-+————-+————–+————+

       |             |             |              |            |

 +———–+  +———-+  +———-+  +———-+  +———-+

 : Internal  :  : Akuntansi:  : Akuntansi:  :   PDE    :  : Anggaran :

 :   Audit   :  : Keuangan :  :   Biaya  :  :          :  :          :

 +———–+  +———-+  +———-+  +———-+  +———-+

 

       Gambar 2.3 : Controller membawahi akuntansi dan PDE

 

Pengaturan seperti ini mempunyai beberapa keuntungan sebagai berikut :

1. Perubahan dari sistem manual ke sistem komputer dengan diterapkannya

   departemen PDE tidak terlalu mengejutkan dan mudah diterima karena bukan

   merupakan departemen yang terpisah.

2. Peranan dan fungsi pengolahan akuntansi dan pelaporan keuangan terpusat

   dengan PDE sehingga fungsi dari akuntansi yang bertanggungjawab terhadap

   pengolahan transaksi serta penyediaan informasi keuangan kepada manajer

   fungsi yang lainnya dan kepada piahk luar lebih efektif.

3. Karena keberhasilan aplikasi komputer didalam kegiatan akuntansi seperti

   misalnya penggajian, piutang dagang dan pengendalian persediaan merupakan

   tanggungjawab akuntan sedang akuntan terlibat langsung didalamnya, maka

   diharapkan pengembangan aplikasi tersebut dapat lebih mengena.

Faktor yang perlu diperhatikan dalam bentuk struktur organisasi demikian

adalah tentang peranan controller bersangkutan. Jika controller betul-betul

memahami dan menguasai teknologi pengolahan data elektronik, hal ini tidak

menjadi masalah. Kekuatiran lebih lanjut adala bahwa data yang diolah

mungkin tidak hanya data mengenai akuntansi saja, tetapi juga data lain

yang non-akuntansi, sehingga pengetahuan controller mengenai masalah lainnya

juga harus cukup. Di beberapa organisasi, fungsi sistem informasi atau PDE

diorganisasikan secara terpisah dari fungsi akuntansi dan dibawah

tanggungjawab manajer tersendiri, yaitu manajer PDE atau manajer sistem

informasi.

 

                             +———–+

                             :  Direktur :

                             :   Utama   :

                             +———–+

                                   |

       +————-+————-+————–+————-+

       |             |             |              |             |

 +———–+  +———-+  +———-+  +———-+  +———-+

 :  Direktur :  : Direktur :  : Direktur :  :Controller:  : Direktur :

 : Pemasaran :  : Produksi :  :Personalia:  :          :  :    PDE   :

 +———–+  +———-+  +———-+  +———-+  +———-+

 

           Gambar 2.4 : Fungsi PDE tidak dibawah controller

 

Alasan bahwa departemen sistem informasi atau disebut dengan departemen PDE

berdiri sendiri tidak dibawah controller adalah karena departemen PDE

sebagai service departemen tidak hanya mengolah data akuntansi saja, tetapi

juga mengolahdata non-akuntansi (ingat sistem informasi manajemen, sedang

SIA hanya subsistem dari SIM). Ada pendapat jika lokasi departemen PDE

dibawah controller, informasi keuangan cenderung mendominasi sistem ini,

karena controller akan lebih menekankan pada masalah-masalah keuangan saja,

sebagai akibatnya bagian-bagian lainnya dalam organisasi akan tidak puas

terhadap kebutuhan-kebutuhan informasinya. Dengan memisahkan fungsi sistem

informasi (PDE) dibawah tanggungjawab manajer sistem informasi, maka semua

aspek yang berhubungan dengan pengolahan data akan dapat dilaksanakan

dengan lebih efektif, karena pengetahuan manajer PDE sebagai spesialis

dibidangnya lebih baik dibandingkan dengan controller. Untuk organisasi

yang kecil, departemen PDE hanya terdiri daru sejumlah kecil personil-

personil yang bertanggungjawab hanya untuk mengoperasikan peralatan-

peralatan komputer saja.

 

                             +———–+

                             :  Manajer  :

                             :    PDE    :

                             +———–+

                                   |

                     +————-+————-+

                     |             |             |     

               +———–+  +———-+  +———-+

               :   Analis  :  :Pemrogram :  : Operator :

               :   Sistem  :  :          :  :          :

               +———–+  +———-+  +———-+

 

            Gambar 2.5 : Organisasi departemen PDE yang kecil

 

Departemen in hanya terdiri dari beberapa fungsi saja, yaitu analis sistem,

programmer dan operator. Bahkan untuk perusahaan yang lebih kecil lagi,

analis sistem dan programmer tidak diperlukan, karena menggunakan program-

program yang sudah jadi dalam bentuk paket. Dalam organisasi departemen PDE

uang lebih besar, masing-masing fungsi tersebut dapat dilakukan oleh ratusan

personil. Bila organisasi PDE telah berkembang sedemikian rupa, maka masing-

masing fungsi dalam departemen PDE harus diatur kembali dan dibagi-bagi lagi

menjadi beberapa fungsi yang penting.  

 

 

                          +———–+

                          :  Direktur :

                          :   Utama   :

                          +———–+

                                |

       +———-+————-+———-+———————–+

       |          |             |          |                       |

 +———+ +———+ +———-+ +———+             +———-+

 : Manajer : : Manajer : : Database : : Manajer :             :  Manajer :

 :  Analis : : Pemogram: :Administra: : Operasi :             :Komunikasi:

 :  Sistem : :         : :   tor    : :         :             :          :

 +———+ +———+ +———-+ +———+             +———-+

       |          |                        |                       |

       |          |           +————+————+          |

       |          |           |            |            |          |

 +———+ +———+ +———-+  +———+ +———+ +———-+

 : Kepala  : : Kepala  : :  Kepala  :  : Kepala  : : Kepala  : :Komunikasi:

 : Pengope : :Pemogram : : Pengawas :  : Pemasuk : :Librarian: :  Data    :

 : rasi AS : :         : :   Data   :  :  Data   : :         : :          :

 +———+ +———+ +———-+  +———+ +———+ +———-+

       |          |           |            |            | 

       |          |           |            |            |

 +———+ +———+ +———-+  +———+ +———+

 : Analis  : :Pemogram : : Pengawas :  : Pemasuk : :Librarian:

 : Sistem  : : Senior  : :   Data   :  :  Data   : :         :

 : Senior  : :         : :          :  :         : :         :

 +———+ +———+ +———-+  +———+ +———+

       |          |

       |          |

 +———+ +———+

 : Analis  : :Pemogram :

 : Sistem  : : Yunior  :

 : Yunior  : :         :

 +———+ +———+

 

           Gambar 2.6 : Organisasi departemen PDE yang besar

 

 

Daftar Pustaka

 

1. Davis, William S., Systems Analysis And Design : A Structured Approach,

   Addison-Wesley Publishing Company, 1983.

2. HM., Yogiyanto, Analisis dan Disain Sistem Informasi : Pendekatan

   Terstruktur, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 1995.

3. Lucas JR, Henry C., Analisis, Desain, Dan Implementasi Sistem Informasi,

   Penerbit Erlangga, Edisi Tiga, Jakarta, 1987.

4. Martin, Merle P., Analysis And Design of Business Information Sytems,

   Macmillan Publishing Company, New York, 1991.

http://kuliah.dinus.ac.id/ika/asi21.html

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s